Lappung Literasi
Lappung Media Network Media Network
Lappung Media Network
  • Lappung
  • Lappung Balam
  • Lappung Bandar Jaya
  • Lappung Baradatu
  • Lappung Investigasi
  • Lappung Kalianda
  • Lappung Kotabumi
  • Lappung Literasi
  • Lappung Metro
  • Lappung Mahkamah
  • Lappung Menggala
  • Lappung Pekon
  • Lappung Pesawaran
  • Lappung Pringsewu
  • Lappung Politik
  • Lappung Tanggamus
  • Lihat Semua Media Network →
    • Artikel
    • Komunitas
    • Opini
    • Tips dan Trik Belajar
    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Komunitas
    • Opini
    • Tips dan Trik Belajar
    No Result
    View All Result
    Lappung Literasi
    No Result
    View All Result
    • Artikel
    • Komunitas
    • Opini
    • Tips dan Trik Belajar

    Home » Pendidikan di Masa Pandemi

    Pendidikan di Masa Pandemi

    Editor by Editor
    05/12/2021
    in Opini
    Literasi.lappung.com

    Ilustrasi Sekolah Daring. Foto Muthia Balqis

    Share on FacebookShare on Twitter

    Literasi – Dua tahun terakhir dunia disibukan dengan wabah covid-19 termasuk Indonesia. Di masa pandemi covid-19 telah banyak merusak sendi kehidupan yang fundamental seperti ekonomi, sosial serta pendidikan.

    Paksaan akan kondisi ini mengakibatkan banyak orang menjadi gagap melakukan aktivitas seperti biasa.

    Kegagapan ini juga dirasakan oleh banyak lapisan termasuk tenaga pendidik dan peserta didik. Anak dan guru harus cepat beradaptasi dengan kecanggihan teknologi. Dengan belajar secara mandiri dirumah serta belajar dalam jaringan (daring).

    Aktivitas ini adalah tantangan besar bagi tenaga pendidik untuk tetap bisa memberikan materi yang jelas untuk dapat dipahami dirumah.

    Selain itu pula tenaga pendidik harus dapat cermat memberikan pembelajaran yang tidak membosankan dengan mendesain media belajar semenarik mungkin. Namun tantangan tidak berhenti pada tenaga pendidik.

    Peserta didik pun harus bisa secara mandiri dipaksa untuk mengerti keadaan serta pembelajaran. Melalui belajar daring anak akan disibukan dengan kecanggihan teknologi khususnya smartphone sebagai media komunikasi antara guru dan murid.

    Alhasil dengan intensitas penggunaan smartphone yang tinggi banyak anak kecolongan dengan berbagai macam aplikasi serta fitur canggih yang ada pada smarthphone.

    Hal ini lah yang menjadi pintu peluang anak menjadi addict dalam penggunaan smartphone. Seterusnya bila hal ini terjadi maka akan membawa dampak serta ketakutan besar bagi tenaga pendidik dan orang tua akan bahaya anak menjadi phubbing.

    Via: Muthia Balqis
    Tags: Muthia BalqisPendidikanSekolah Daring
    ShareTweetSendShare
    Previous Post

    Gubuk Literasi Disambangi HMD Administrasi Unila

    Next Post

    Kominfo Gaungkan Perlunya Literasi Digital di G20

    Related Posts

    Literasi.lappung.com
    Opini

    Digitalisasi UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

    04/12/2021
    Literasi.lappung.com
    Opini

    Literasi yang Memerdekakan

    22/11/2021
    Literasi.lappung.com
    Opini

    Literasi Kontekstual Yang Memerdekakan

    21/11/2021
    Load More

    Populer Minggu Ini

      • Term Of Service
      • Redaksi
      • Pedoman Siber
      • Tentang Kami
      • kebijakan privasi
      • Disclaimer

      © 2022 Literasi Lappung.com All Right Reserved

      No Result
      View All Result
      • Artikel
      • Komunitas
      • Opini
      • Tips dan Trik Belajar
      Lappung Media Network Lappung Media Network
    • Lappung
    • Lappung Balam
    • Lappung Bandar Jaya
    • Lappung Baradatu
    • Lappung Investigasi
    • Lappung Kalianda
    • Lappung Kotabumi
    • Lappung Literasi
    • Lappung Metro
    • Lappung Mahkamah
    • Lappung Menggala
    • Lappung Pekon
    • Lappung Pesawaran
    • Lappung Pringsewu
    • Lappung Politik
    • Lappung Tanggamus
    • Lihat Semua Media Network →

      © 2022 Literasi Lappung.com All Right Reserved