Ini belum termasuk potensi-potensi Lampung Barat lainnya yang tak kalah unik dan menarik seperti makanan, tarian, alat musik, dan arsitektur tradisional –termasuk nilai-nilai harmoni yang selama ini berhasil menyatukan warga Lampung Barat yang latar belakang warganya sangat beragam. Kita tahu bahwa nilai-nilai semacam ini begitu penting artinya di tengah kondisi bangsa yang saat ini terbelah begitu tajam.
Potensi-potensi lokal ibarat benih. Jika bertemu lahan-lahan literasi yang subur (misalnya lewat Lamban Baca), bukan tak mungkin akan tumbuh dan berbuah lebat yang hasil akhirnya tak sebatas festival rutin atau kegiatan pengisi kalender pariwisata tanpa makna. Seperti yang dialami warga Mollo, literasi bisa menjadi nadi yang menyuntikkan darah segar bagi upaya pemberdayaan warga jangka panjang.
Bung Hatta memandang buku sebagai agen pembebas pikiran. Tapi dampaknya ternyata lebih dari yang beliau bayangkan. Buku-buku tersebut menjadi agen yang benar-benar menghantar negeri ini pada kemerdekaannya 75 tahun silam. Sebabnya, beliau tak sekadar membaca aneka bacaan bergizi tapi juga merefleksikan dan mempraktikannya bersama para founding fathers lain yang juga membaca buku.
Dialektika berpikir disertai langkah nyata yang dilakukan bersama-sama adalah kunci yang bisa menerobos berbagai penjara. Kita tahu bahwa penjara terbesar masyarakat abad ini bukan semata maraknya kabar burung di dunia maya ataupun pandemi Covid-19, tapi terutama kebodohan dan pembodohan (baca: penindasan struktural), situasi dimana bangsa ini kerap merampas kemerdekaan saudaranya sendiri
Para pegiat literasi lokal adalah agen penting untuk melawan setiap upaya pembodohan yang bertujuan merampas kemerdekaan warga dengan berbagai wujudnya, mulai dari eksploitasi alam tanpa batas yang memiskinkan hingga penindasan hak asasi manusia. Aktivitas literasi dapat menghidupi warga tanpa mengorbankan jati diri mereka sebagai manusia bermartabat. Menurut saya, inilah esensi dari literasi yang memerdekakan.
Sylvie Tanaga adalah penulis dan penyunting lepas, saat ini tinggal di Kota Bandung.
